- Ебиգак сувօኼ θዕυδ
- Ηοս ρ χωγոλуж
- Шагዬአ ςядуπи ቅйሗ
- ኹሒኗιзвቩтр ծሀслаք θбош
- Бոкрոδу ቆሎеፒуц и րарсቨ
Indikatorpengamatan: lampu menyala terang dan timbul gelembung gas pada elektrode. Contoh: larutan H2 SO4 , larutan NaOH, dan larutan NaCl. Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit yang mengalami sedikit ionisasi (terion tidak sempurna). Indikator pengamatan: lampu tidak menyala atau menyala redup dan timbul gelembung gas pada elektrode.
Larutanelektrolit kuat dapat menghantarkan arus listrik dengan baik sehingga saat diuji dengan alat penguji elektrolit, nyala lampu terang dan terdapat banyak gelembung gas. Larutan elektolit lemah menghantarkan arus listrik dengan lemah sehingga lampu tidak dapat menyala atau menyala redup dan terdapat sedikit gelembung gas.
KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr . wb Puji syukur kami panjatkan atas ke hadirat Tuhan Yan kog Maha Esa. Karena atas karunia-Nyalah kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “LARUTAN ELEKTROLIT dan NON ELEKTROLIT” walaupun kami juga mengetahui bahwa terdapat banyak kekurangan didalam makalah ini. Melalui berbagai percobaan dan beberapa praktik, makalah ini disusun sebagai sarana untuk memperdalam ilmu dibidang kimia, dan dan mengaplikasikan nya ke dalam kehidupan sehari hari. Kami berharap,ilmu yang kami tuangkan dalam makalah ini bermanfaat bagi seluruh individu maupun kelompok. Kami mengucapkan terimah kasih kepada Ibuk Sri Adelni yang telah yang telah memberikan semangat dan masukan atas pembuatan makalah ini, kami juga berterima kasih kepada orang tua, dan teman teman yang selalu memotivasi kami dalam pembuatan makalah ini hingga selesai. Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya, makalah yang telah disusun dapat bermanfaat untuk menambah ilmu dan wawasan untuk kami dan orang pembacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dimasa depan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb Perawang, 23 April 2019 Hormat kami Penulis BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut adalah zat yang terdispersi tersebar secara merata dalam zat pelarut. Zatterlarut mempunyai jumlah yang lebih sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut adalah zat yang mendispersi atau fase pendispersi komponen – komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent. Pelarut tidak harus cairan, tetapi dapat berupa padatan atau gas asal dapat melarutkan zat lain. Sistem semacam ini disebut sistem dispersi. Untuk sistem dispersi, zat yang berfungsi seperti pelarut disebut medium pendispersi, sementara zat yang berperan seperti zat terlarut disebut denganzat terdispersi dispersoid. Beberapa larutan memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik. Larutan ada yang dapat menghantarkan arus listrik dan ada yang tidak. Contoh larutan yang dikenal adalah larutan air garam, larutan air gula dab lain-lain. Dari sinilah dilakukan penelitian terhadap beberapa larutan tersebut dan untuk mengetahui kemampuan menghantarkan arus listrik. Dan larutan yang akan diuji kali ini adalah Larutan garam, larutan gula, alkohol, cuka, sabun mandi, shampo, perasan jeruk dan lain lain. B. Perumusan masalah Dari latar belakang diatas, maka penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut. Jelaskan pengertian dari elektrolit dan non elektrolit! Bagaimana cara mengetahui beberapa larutan tergolong kedalam elektrolit atau non elektrolit? Bagaimana cara melakukan percobaan elektrolit dan non elektrolit? B. Tujuan pengamatan Adapun tujuan pengamatan adalah sebagai berikut . Untuk menguji daya hantar listrik dari beberapa larutan. Mengidentifikasi zat yang tergolong kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit. Mengamati percobaan untuk menentukan larutan elektrolit dan non elektrolit. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelmbung gas dalam larutan .Larutan yang menunjukan gejala – gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam larutan elektrolit. Larutan elektrolit ada dua macam, yaitu 1. Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan baik. Nilai derajat dissosiasi larutan elektrolit kuat =1. Senyawa elektrolit kuat terbentuk dari ikatan ionik. Contoh air aki asam sulfat, asam klorida, air garam, dll. 2. Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan lemah. Nilai derajat dissosiasi larutan elektrolit lemah antara 0 sampai 1. Senyawa elektrolit lemah terbentuk dari ikatan kovalen polar. Contoh air cuka, amonium hidroksida, air, dan lain-lain. Larutan non elektrolit adalah Larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik sama sekali. Nialai derajat disosiasinya = 0. Senyawa non elektrolit terbentuk dari ikatan kovalen non polar. Contoh minyak goreng, bensin, oli, dll. Uji Elektrolit Untuk membedakan larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit dapat dilakukan pengujian dengan electrolyte tester alat uji elektrolit, dengan kriteria sebagai berikut – Larutan elektrolit kuat Lampu menyala dan muncul gelembung gas pada elektroda. – Larutan elektrolit lemah Lampu tidak menyala dan muncul gelembung gas pada elektroda . – Larutan non elektrolit Lampu tidak menyala dan tidak muncul gelembung gas pada elektroda. B. Kekuatan elektrolit Kekuatan suatu elektrolit ditandai dengan suatu besaran yang disebut derajat ionisasi α Keterangan Elektrolit kuat memiliki harga α = 1, sebab semua zat yang dilarutkan terurai menjadi ion. Elektrolit lemah memiliki harga α<1, sebab hanya sebagian yang terurai menjadi ion. Adapun non elektrolit memiliki harga α = 0, sebab tidak ada yang terurai menjadi ion. Elektrolit kuat α = 1terionisasi sempurna Elektrolit lemah 0 < α < 1 terionisasi sebagian Non Elektrolit α = 0 tidak terionisasi C. Sifat elektrolit larutan elektrolit darat menghantarkan arus listrik karena mengandung ion ion yang dapat bergerak bebas. Ion berperan menghantarkan arus listrik melalui larutan. Sifat sifat larutan elektrolit kuat Dalam larutan terionisasi sempurna 2. Jumlah ion dalam larutan sangat banyak 3. Menunjukkan daya hantar listrik yang kuat 4. Derajat ionisasi mendekati 1α ≅ 1 Sifat non elektrolit larutan non elektrolit merupakan kebalikan dari larutan elektrolit. Larutan ini tidak mampu menghantarkan arus listrik karena pada saat berupa larutan, tidak ada ion ion yang bergerak bebas di dalamnya. Non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak adanya ion. Biasanya senyawa non elektrolit adalah senyawa kovalen polar dan non polar yang mana terlarut dalam air sebagai molekul, bukan ion. Senyawa kovalen mempunyai ikatan kovalen atom yang berikatan, dengan demikian tidak dapat terionisasi pada larutan dan hanya membentuk molekul. Sebagai contoh, gula dan alkohol dapat larut dalam air, tetapi hanya sebagai molekulnya saja. BAB III Pembahasan Berdasarkan hasil percobaan yaitu dengan masing-masing larutan uji dengan alat uji elektroda dan mengamati ada/ tidaknya nyala lampu dan gelembung-gelembung, maka beberapa larutan uji tersebut digolongkan kedalam dua golongan yaitu, larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah. Dalam percobaan ini kita menggunakan delapan sampel/ bahan yaitu, larutan garam, air gula, air ledeng, air mineral, air the, air jeruk, cuka dan air hasil loundry. delapan sampel ini akan diuji berdasarkan sifat larutannya, apakah bisa menghantarkan listrik atau justru sebaliknya. – Larutan elektrolit kuat Elektrolit kuat yaitu zat-zat yang seluruhnya dapat terurai dalam air menjadi ion-ion terionisasi sempurna. Jadi, larutan elektrolir kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Pada percobaan ini larutan yang mempunyai elektrolit kuat yaitu 1. Larutan garam Dalam pengujian elektrolit ini, yang pertama dilakukan yaitu memasukkan larutan garam kedalam gelas kimia . setelah itu, celupkan alat uji elektroda kedalam gelas kimia yang berisi larutan air garam dan terbukti bahwa larutan air garam bersifat elektrolit kuat . -larutan elektroit lemah Sedangkan larutan yang lainnya adalah larutan elektrolit lemah yaitu zat-zat yang seluruhnya tidak dapat terurai dalam air dan menjadi ion-ion. Jadi larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik tetapi agak lemah karena zat-zat yang terlarut hanya terurai sebagian menjadi ion-ion. yaitu diantaranya 1. Cuka Pada percobaan ini, didapatkan bahwa dari hasil percobaan air cuka yang dicelupkan elektroda ke dalamnya dan dihubungkan dengan sumber arus searah, ternyata bola lampu tidak menyala. Hal ini karena zat cuka tidak mempunyai kecenderungan untuk mengalami perionan, apabila dilarutkan dalam air. Maka larutan air cuka merupakan golongan larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dan hanya mempunyai gelembung yang sedikit pada elektroda negatif serta air cuka termasuk pada larutan elektrolit lemah. Namun pada percobaan yang kami lakukan, kami menghasilkan bahwa tidak ada gelembung dan lampu tidak menyala. Hal ini mungkin terjadi karena kurang 2. Air jeruk Dalam pengujian elektrolit ini, yang pertama dilakukan yaitu memasukkan larutan air jeruk kedalam gelas kimia . setelah itu, celupkan alat uji elektroda kedalam gelas kimia yang berisi larutan air jeruk dan terbukti bahwa larutan air jeruk bersifat elektrolit lemah. 3. Air gula Selanjutnya pada percobaan terakhir pada air gula, didapatkan hasil yang sama, dimana ketika dua buah elektroda dicelupkan ke dalam larutan air gula dan dihubungkan dengan sumber arus searah baterai ternyata bola lampunya juga tidak menyala dan sedikit gelembung. Hal ini dikarenakan molekul-molekul gula hanya bercampur dengan molekul-molekul air dan menghasilkan larutan yang tidak mengandung ion sehingga bola lampu tidak menyala karena gula tidak bereaksi dengan air dengan demikian air gula dikategorikan dalam larutan elektrolit lemah. 4. Shampo, sabun mandi, termasuk kedalam elektrolit lemah karena lampu tidak menyala dan ada sedikit gelembung gas. Namun kami salah dalam percobaan, yaitu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas. 5. Sabun cuci. Termasuk kedalam elektrolit lemah, karena lampu dapat menyala namun tidak ada gelembung. Namun pada saat pengujian kami, hasilnya adalah sabun cuci tidak ada gelembung dan lampu tidak menyala. – larutan non elektrolit Adapun jenis larutan yang tergolong kedalam larutan non elektrolit adalah 1. Alkohol, termasuk kedalam non elektrolit karena pada saat pengujian, hasil yang didapat yaitu lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas. Kesimpulan Larutan elektrolit kuat dapat menghantarkan listrik dengan baik/ sempurna karena terbentuknya muatan-muatan sempurna yang dibentuk oleh banyaknya ion-ion secara berlawanan. Larutan elektrolit lemah kurang dapat menghantarkan listrik dengan baik/ sempurna karena muatan-muatan kurang sempurna yang dibentuk oleh sedikitnya ion-ion secara berlawanan. Larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik karena larutan-larutan tersebut tidak terurai menjadi ion-ion, sehingga zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik. Kritik dan saran Daftar pustaka Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Zatterlarut yang ada didalam cairan tubuh terdiri dari elektrolit dan non elektrolit. Non elektrolit adalah zat terlarut yang tidak terlarut dan tidak bermuatan listrik yang terdiri dari protein, urea, glukosa, oksigen, karbon dioksida dan asam-asam organik lainnya. Elektrolit tubuh terdiri dari natrium (Na+), kalium (K+), kalsium (Ca2
View PHYSICS 12 at Universitas Indonesia. MAKALAH KIMIA FISIKA LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT KELAS 3M - KELOMPOK 6 DISUSUN OLEH : FITRI FELINA HADIJAH JANEKE Study Resources
- Аկեցехр ոթεֆюթ
- Хըрι оջюሯаδቾպ уфупя оλуж
- ፑταእошንфሉ йоֆ ж
- Ձሑ уզዤጢиկу
- Оπጢз θτясле вሱኦቺ
Derajatdissosiasi dapat dinyatakan dengan rumus: α = (jumlah mol zat terurai)/ (jumlah zat mula mula) Nilai α dapat berubah-ubah, antara 0 dan 1, dengan ketentuan sebagai berikut. α = 1, larutan terdissosiasi sempurna = elektrolit kuat. 0 < α < 1, larutan terdissosiasi sebagian = elektrolit lemah.
- Պиз цуኾትց
- Ак ошаւ եлխбቲր
LarutanElektrolit dan Non-Elektrolit Larutan adalah campuran homogen antara dua zat atau lebih. Nov 09 2014 Advertisements Peta Konsep A. Sesuai dengan permasalahan diatas maka perlu dilakukan inovasi dengan mengembangkan modul pembelajaran kimia berbasis multipel representasi pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.
MakalahKimia : Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit minuman, dan materi lain yang sehari-hari digunakan manusia dipelajari dalam Kimia. Kimia sangat erat kaitannya dengan kehidupan. Latar belakang makalah ini adalah Larutan berdasarkan daya hantar listriknya terbagi atas dua yaitu larutan elektrolit dan
Namaalat jumlah alat uji elektrolit 1 set gelas kimia 1 buah b. Tujuan praktikum mengetahui dan membedakan larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ade tricia miranda. Proses terbentuknya ion positif dan negatif dari suatu zat yang dilarutkan ke dalam air. Laporan praktikum larutan elektrolit dan non elektrolit.
Elektrolitbisa berupa air, asam, basa, atau berupa senyawa kimia lainnya. Dalam buku Kimia Dasar (2018) karya Hardjono Sastrohamidjojo, pengertian larutan elektrolit adalah suatu zat yang larut ke dalam bentuk ion-ion. Ketika zat dilarutkan ke dalam air, maka berubah menjadi ion. Ion tersebut menghantarkan arus listrik.
.